Kamis, 2008 September 04

Marhaban Yaa Ramadhan

Khutbah Rasulullah saw Menyambut Bulan Ramadhan

Wahai manusia
Sungguh telah datang pada kalian, bulan Allah dengan membawa berkah, rahmat dan maghfirah.
Bulan yang paling mulia di sisi Allah.
Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jam yang paling utama.
Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tetamu Allah dan dimuliakan oleh-Nya. Di bulan ini nafasnafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima, dan doa-doamu dikabulkan. Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan ,niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan shiyam dan membaca Kitab-Nya. Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu, kelaparan dan kehausan di hari kiamat. Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin. Muliakanlah orang tuamu, sayangilah yang muda, sambungkanlah tali persaudaraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarnya. Kasihanilah anak-anak yatim, niscaya dikasihi manusia anak-anak yatimmu. Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa pada waktu shalatmu karena itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah Azza wa Jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih, Dia menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya, menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya dan mengabulkan doa mereka ketika berdoa kepada-Nya.

Wahai manusia
Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan istightar. Punggung-punggungmu berat karena beban (dosa) mu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu.
Ketahuilah
Allah ta'ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Dia tidak akan mengadzab orang-orang yang shalat dan sujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan Rabbal 'alamin.

Wahai manusia
Barang siapa di antaramu memberi buka kepada orang-orang mukmin yang berpuasa di bulan ini, maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan dia diberi ampunan atas dosa-dosa yang lalu. Sahabat-sahabat lain bertanya, Ya Rasulullah, Tidaklah kami semua mampu berbuat demikian. Rasulullah meneruskan: Jagalah dirimu dari api neraka walau pun hanya dengan sebiji kurma. Jagalah dirimu dari api neraka walau pun hanya dengan seteguk air.

Wahai manusia
Siapa yang membaguskan akhlaknya di bulan ini ia akan berhasil melewati sirothol mustaqim pada hari ketika kaki-kaki tergelincir. Siapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya (pegawai atau pembantu) di bulan ini, Allah akan meringankan pemeriksaan-Nya di hari kiamat. Barangsiapa menahan kejelekannya di bulan ini, Allah akan menahan murka-Nya pada hari la berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa memuliakan anak yatim di bulan ini, Allah akan memuliakannya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa menyambungkan tali persaudaraan (silaturahmi) bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari la berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa denganNya. Barangsiapa melakukan shalat sunah di bulan ini, Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka. Barangsiapa melakukan shalat fardhu baginya ganjaran seperti melakukan tujuh puluh shalat fardhu di bulan lain. Barangsiapa memperbanyak shalawat kepadaku di bulan ini, Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan. Barangsiapa di bulan ini membaca satu ayat Al Qur'an, ganjarannya sama seperti mengkhatam Al Qur'an pada bulan-bulan yang lain.

Wahai manusia
Sesungguhnya pintu-pintu surga dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak pernah menutupkannya bagimu. Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Robbmu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu. Syetan-syetan terbelenggu, maka mintalah agar la tak lagi pernah menguasaimu.
Amirul mukminin berkata: Aku berdiri dan berkata: Ya Rasulullah, Apa amal yang paling utama dl bulan ini?, Jawab. Nabi: Ya Abal Hasan? Amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah.

Marhaban Yaa Ramadhan

baca selengkapnya.....

Sabtu, 2008 Agustus 23

Perbandingan Kualitas Printer

Perbandingan Printer Canon, HP, dan Epson

Oleh : Abi

Sobat2 semua
Selain komputer/notebbook, printer merupakan perangkat yang cukup penting en sering dipake.
Selama beberapa tahun terakhir ini, aku udah pake beberapa tipe printer dari berbagai merek, diantaranya : Canon (IP1500, IP1600 , IP1800, IP3000), HP(3535, 3700 series, 3900 series) en Epson (C67, C87, R230, C(90).
Dah tentu masing2 ada kelebihan en kekurangannya. Dari pengalaman aq make beberapa tipe printer, berikut ini simpulannya :


Catatan :
A adalah skor tertinggi (terbaik), C adalah scor terendah
Ya : berarti bisa dan baik
Tidak : berarti tidak bisa atau bisa tapi sering rusak

baca selengkapnya.....

4 Tipe Kepribadian Manusia

KEPRIBADIAN YANG MEMBUAT KITA MENJADI UNIK

Oleh : a b i

Tuhan yang Mahaesa menciptakan manusia dengan kepribadian yang berbeda-beda. Masing-masing kepribadian mempunyai kelemahan dan kelebihannya. Supaya diri qt menjadi lebih baik lagi maka qt harus mengenal diri qt, baik kelemahan maupun kelebihannya, sehingga qt mampu menetralisir, minimal mengurangi, sifat qt yang buruk dan sekaligus meningkatkan sifat qt yang baik.

Pada dasarnya ada 4 tipe kepribadian, yang masing-masing memiliki keunikan sendiri.

Ke 4 tipe kepribadian tersebut adalah :
SANGUINIS
MELANKOLIS
KOLERIS
PHLEGMATIS

Sifat positif dan negatif ke 4 tipe kepribadian tersebut adalah :

Yang positif dari KOLERIS
Serius tapi kaku, bicara langsung pada persoalan
Sangat pegang prinsip, kemauan keras
Tegas, tanpa kompromi
Keyakinan diri sendiri tinggi
Dominan dalam segala hal
Senang memimpin daripada dipimpin
Mandiri

Yang Negatif dari KOLERIS
Tidak peka pada perasaan orang lain
Suka menekan orang lain
Tidak sabaran
Suka memberontak
Ingin menguasai pihak lain
Mudah marah
Ingin menang sendiri

Yang positif dari MELANKOLIS
Perfeksionis (perhatian terhadap kualitas)
Peka terhadap perasaan orang lain
Tekun dalam mengerjakan sesuatu
Tertib dan teratur dalam menjalankan tugas
Analitis (suka menganalisa sesuatu)
Ekonomis
Serius tapi tidak terlalu kaku
Rapi dalam segala hal
Suka hal-hal mendetail
Penuh perencanaan dalam melakukan sesuatu

Yang negatif dari MELANKOLIS
Perasa/Sensitif
Tidak suka perubahan/ketidakteraturan
Sikapnya tertutup/Introvert
Cenderung pesimis (melihat masalah)
Mudah tertekan/stress & hilangnya lama
Mudah menyesali sesuatu yang terjadi
Tidak senang bergaul

Yang positif dari PHLEGMATIS
Pembawaannya tenang
Cinta damai/tidak suka konflik
Ramah dan bersahabat, sopan
Sabar dan tidak mudah diprovokasi
Suka mengalah
Bisa menyembunyikan perasaan
Mudah puas dengan apa yang dimiliki
Bisa mendengar orang lain
Pandai menengahi

Yang negatif dari PHLEGMATIS
Pemalu, pendiam
Pesimis
Mudah ragu (sulit ambil keputusan)
Pasif & santai (cenderung tidak bergairah)
Kompromistis
Suka menunda-nunda
Tidak suka memimpin

Yang Positif dari SANGUINIS
Hangat, meriah, ceria
Pandai bicara, suka menularkan semangat
Suka bergaul/bersosialisasi
Penampilan trendy, suka melucu
Senang menjadi pusat perhatian
Ekspresif di dalam bicara
Mudah akrab dengan orang baru

Yang Negatif dari SANGUINIS
Mudah terharu (cengeng)
Suka berubah-ubah (spontan)
Emosi mudah naik & mudah turun
Suka ngambek
Mudah lupa
Kurang disiplin
Kurang bisa mendengarkan orang

baca selengkapnya.....

Sabtu, 2008 Agustus 16

Sedekah Tubuh

IMAM Ja’far Al-Shadiq As berkata, “Sedekah itu wajib dilakukan setiap anggota tubuhmu, untuk setiap helai rambutmu, dan untuk setiap saat dalam hidupmu.”

Sedekahnya mata berarti memandang dengan penuh pertimbangan dan memalingkan penglihatan dari nafsu dan hal-hal serupa itu.

Sedekahnya telinga adalah mendengarkan suara-suara yang baik, seperti ucapan bijak, ayat-ayat Al-Qur’an, dan keutamaan agaman yang terkandung dalam ceramah dan kotbah. Sedekahnya telinga juga berarti menghindari dusta, kepalsuan dan perkataan-perkataan sejenis.

Sedekahnya lidah adalah memberikan nasihat yang baik, membangunkan mereka yang lalai, memuji orang lain, dan mengingatkan mereka.

Sedekahnya tangan berarti menginfakkan harta kepada orang lain, bermurah hati denga nkarunia Tuhan kepadamu, memakai jemarimu untuk menuliskan pengetahuan yang berguna bagi orang lain dalam ketaatan kepada Tuhan, dan juga berarti menahan tanganmu dari berbuat dosa.

Sedekahnya kaki berarti bergegas mengunjungi orang-orang saleh, emnghadiri majelis-majelis ilmu, mendamaikan orang, menyambungkan silaturahim, melaksanakan jihad, dan merlakukan perbuatan-perbuatan yang menenteramkan hatimu dan memperkuat imanmu.”

sumber : Kastam Slangor

baca selengkapnya.....

3 Orang yang TERTIPU

Imam al-Ghazali mengatakan ada 3 orang yang tertipu, yaitu oleh keadaan, ilmu, dan amal yang dilakukannya. Mereka yang tertipu bukan hanya orang abid (banyak ibadah), tetapi termasuk orang yang alim (berilmu).

Ketiga orang yang tertipu adalah :

Pertama, orang yang mempelajari ilmu agama dan ilmu lain, tetapi ia tidak mengamalkan ilmunya. Ilmu tidak mendekatkan dirinya kepada Allah, menjauhkannya dari yang haram, dan membentuknya berakhlak mulia. Ilmu yang dimiliki orang tersebut tidak berharga karena tidak membuahkan amalan yang baik.

Pemilik ilmu ini termasuk orang pertama dan paling berat men­dapat azab Allah di akhirat. Nabi bersabda, "Orang yang paling berat mendapat azab Allah adalah orang yang alim (berilmu), tetapi Allah tidak memberikan manfaat kepadanya melaluinya. Ia salah seorang dari tiga golongan orang yang dikabarkan Nabi yang pertama merasakan azab api neraka." (Al-Hadis).

Kedua, orang yang banyak beribadah dan berupaya membe­ratkan diri melakukan amalan lahir, seperti memperbanyak shalat sunat dan puasa sunat. Namun, ia mengabaikan penelitian terhadap hati dan menyucikan hatinya dari berbagai penyakit hati, seperti iri, dengki, riya, dan sombong.

Penyakit batiniah bukan hanya membuat amalnya tidak bernilai tetapi juga merusak dirinya. Padahal, Islam ingin mewujudkan keseimbangan antara amalan lahir dan batin, ibadah yang banyak dan berkualitas serta kesucian hati. Nabi bersabda, "Sesungguh­nya Allah tidak melihat kepada bentuk rupamu dan harta yang kamu miliki, tetapi Ia melihat kepada hati dan amalmu." (Al-Hadis).

Ketiga, orang yang beribadah kepada Allah dengan penuh kehati-hatian, tetapi sikapnya tersebut sampai pada batas menyulitkan dirinya. Sikap hati-hati memang dianjurkan Islam, tetapi tidak boleh sampai menyulitkan. Sebab, Allah menginginkan ke­mudahan kepada umatnya dalam pelaksanaan Islam, seperti firman-Nya, "Allah menginginkan kemudahan kepadamu, dan Ia tidak menginginkan kesulitan terhadapmu." (QS 2: 185).

Kehati-hatian yang berlebihan tampak pada orang yang dihing­gapi rasa waswas oleh godaan setan ketika berwudhu. Orang itu berkumur-kumur berulang kali dan menggosok dengan keras ketika air wudhu mengenai kulitnya. Orang yang berwudhu seperti ini tertipu oleh amalnya karena Islam tidak menuntut seperti itu. Yang penting basuhan air wudhu cukup apabila telah membasahi anggota wudhu.
Alangkah baik kehati-hatian yang berlebihan ketika berwudhu dipakai dalam mencari rezeki halal. Dalam Islam mencari rezeki halal mempunyai kedudukan yang penting. Menggunakan rezeki halal untuk dikonsumsi turut menentukan keberkahan hidup Muslim. Dan, pengabulan doa hamba oleh Allah terkait erat dengan rezeki yang dikonsumsinya.

Nabi bersabda, "Seorang laki-laki yang telah jauh perjalanannya, berambut kusut, penuh dengan debu, dia menengadahkan kedua tangannya ke langit dan berkata, 'Wahai Tuhanku, wahai Tuhanku,' sedangkan makanan, minuman, dan pakaiannya haram, serta dikenyangkan dengan barang haram, maka bagaimana akan dikabulkan permintaannya (doanya).".(HR Muslim)

baca selengkapnya.....

Rabu, 2008 Agustus 06

Senam Sehat

Hi sobat,

Qt selalu disibukkan dengan kegiatan qt sehari-hari yang menyita waktu, baik qt sebagai kepala keluarga, mahasiswa, atau pun pelajar. Sudah tentu semua kegiatan yang qt lakukan akan mempengaruhi daya tahan atau kesehatan tubuh qt. Untuk menjaga kesehatan, qt selain mengkonsumsi makanan sehat dan multi vitamin, perlu berolahraga, untuk menjaga kebugaran tubuh qt.
Salah satu olahraga yang perlu dicoba adalah “Senam Sehat”, selain gerakannya mudah, senam ini dapat dilakukan dimana saja, kapan saja dan oleh siapa saja.

Senam Sehat terdiri dari 7 gerakan yang masing-masing mempunyai manfaat bagi kebugaran tubuh qt.

A. Gerakan ke 1 Putaran Energi Inti :
Duduk Simpuh dengan punggung kaki sebagai alas (Duduk Pembakaran), dua lengan lurus ke depan, lalu pergelangan tangan diputar, mulai dari depan dada sampai atas kepala sebanyak 60 putaran (saat tangan berada di atas kepala, wajah menengadah melihat putaran tangan); kemudian putaran pergelangan tangan ke arah luar sebanyak 60 putaran. Saat putaran berakhir, menghirup napas (dada mengambang-napas dada) dan ditahan. Dua lengan digerakkan ke belakang melewati dua pinggang hingga dua lengan lurus dengan telapak tangan menghadap ke atas. Badan membungkuk ke depan, wajah ditengadahkan sampai terasa darah (getaran energi) berjalan dari punggung ke wajah (wajah tampak kemerahan). Jika sudah maksimal, maka napas dihembuskan perlahan (rileks) tidak menghentak (mendadak).
Manfaat :
  • Posisi Duduk Pembakaran menyebabkan stimulasi tombol-tombol kesehatan ditungkai: pencernaan, reproduksi, pembuangan ginjal, dan sistem kekebalan di liver.
  • Memutar pergelangan tangan ke arah dalam dan luar dapat menstimulasi tombol kesehatan di pergelangan tangan, lengan bawah, siku, dan (sedikit) di bahu.
  • Membungkukkan badan dengan dua lengan lurus ke belakang akan menyebabkan kontraksi otot, ligament, dan regangan ruas tulang belakang beserta serabut-serabut saraf meningkatkan tekanan dalam saluran saraf tulang belakang yang diteruskan ke otak. Sehingga mengoptimalkan suplai darah dan oksigenasi otak, serta optimalisasi fungsi organ paru, jantung, ginjal, lambung, usus, dan liver (efek stimulasi pleksus brakialis).

B. Gerakan ke 2 Menyeimbangkan Otak Kanan-Kiri :
Posisi duduk simpuh dengan lima jari kaki ditekuk pada ujung jarinya (sebagai tumpuan) atau Duduk Pembakaran. Napas rileks. Pergelangan tangan diputar ke dalam (ke arah pinggang) lalu putar ke luar. Tangan sejajar dengan mata, telapak tangan menghadap ke atas, dimulai tangan kanan 5 kali lalu kiri 5 kali. Lakukan putaran sebaliknya, sampai ke posisi awal. Bayangkan membuat angka "8" (seperti Tari Piring). Setelah masing-masing 5 kali, lakukan bersama-sama kanan dan kiri sebanyak 10 kali.
Manfaat :
  • Otak kanan manusia berperan dalam konstruksi, hitungan menentukan arch/posisi ruang; dan otak kiri berperan dalam artistik, keindahan, emosi, dan harmonisasi.
  • Menyeimbangkan otak kanan dan kiri meningkatkan kemampuan analisis terhadap banyak hal dan fungsi memori secara cepat dan untuk jangka lama.

C. Gerakan ke 3 Lapang Dada :
Berdiri Tegak, dua lengan diputar ke belakang semaksimal mungkin, rasakan keluar dan masuk napas dengan rileks. Saat dua lengan di atas kepala jari kaki jinjit.
Manfaat :
  • Putaran lengan pada bahu menyebabkan stimulus regangan/tarikan pada cabang besar saraf di bahu (pleksus brakialis), mengoptimalkan fungsinya dalam menyarafi organ paru, jantung, liver, ginjal, lambung, dan usus; sehingga metabolisme optimal.
  • Dua kaki dijinjit menyebabkan stimulus sensor-sensor saraf yang merupakan refleksi fungsi organ dalam.
D. Gerakan ke 4 Tunduk Syukur :
Dari posisi berdiri tegak dengan menarik napas dalam secara rileks lalu tahan napas sambil membungkukkan badan ke depan (napas dada) semampunya. Tangan berpegangan pada pergelangan kaki sampai punggung terasa tertarik/teregang. Wajah menengadah sampai terasa tegang/panas. Saat melepaskan Papas, lakukan secara rileks dan perlahan
Manfaat :
  • Menarik napas dalam dengan menahannya di dada merupakan teknik menghimpun oksigen dalam jumlah maksimal, sebagai bahan bakar metabolisme tubuh.
  • Membungkukkan badan ke depan dengan dua tangan berpegangan pada pergelangan kaki, akan menyebabkan posisi tulang belakang (tempat juluran saraf tulang belakang berada) relatif dalam posisi segmental anatomis-fungsional (segmen dada-punggung) yang lurus; menyebabkan relaksasi dan membantu mengoptimalkan fungsi serabut saraf segmen tersebut. Di camping itu, dapat menguatkan struktur anatomis-fungsional otot, ligamen, dan tulang belakang.
  • Dalam posisi Tunduk Syukur (membungkuk) ini, segmen ekor-punggung membentuk sudut sedemikian rupa yang menyebabkan tarikan pada serabut saraf yang menuju ke tungkai, menyebabkan stimulus yang meningkatkan (eksitasi) fungsi dan membantu menghindari risiko jepitan saraf.
  • Menengadahkan wajah menyebabkan tulang belakang (termasuk saraf tulang belakang di dalamnya) membentuk sudut yang lebih tajam dari posisi normal, menyebabkan peningkatan kerja (eksitasi) serabut saraf segmen ini, berperan dalam meningkatkan, mempertahankan suplai darah, dan oksigenasi otak secara optimal.

E. Gerakan ke 5 Duduk Perkasa :
Menarik napas dalam (napas dada) lalu tahan sambil membungkukkan badan ke depan dan dua tangan bertumpu pada paha, wajah menengadah sampai terasa tegang/panas. Saat membungkuk, pantat jangan sampai menungging.
Manfaat :
  • Duduk Perkasa dengan lima jari kaki ditekuk-menekan alas/ lantai merupakan stimulator bagi fungsi vital sistem organ tubuh: ibu jari terkait dengan fungsi energi tubuh; jari telunjuk terkait dengan fungsi pikiran, jari tengah terkait dengan fungsi pernapasan, jari manis terkait dengan fungsi metabolisme dan detoksifikasi material dalam tubuh, serta jari kelingking terkait dengan fungsi liver (hati) dan sistem kekebalan tubuh.
  • Menarik napas dalam lalu ditahan sambil membungkukkan badan ke depan dengan dua tangan bertumpu pada paha, memberikan efek peningkatan tekanan dalam rongga dada yang diteruskan ke saluran saraf tulang belakang, dilanjutkan ke atas (otak), meningkatkan sirkulasi dan oksigenasi otak; yang pada akhirnya mengoptimalkan fungsi otak sebagai 'pusat komando' kerja sistem anatomis fungsional tubuh.
  • Punggung tangan yang bertumpu pada paha akan menekan dinding perut sejajar dengan organ ginjal yang ada di dalamnya, membantu mengoptimalkan fungsi ginjal.

F. Gerakan ke 6 Sujud Syukur :
Posisi Duduk Perkasa dengan dua tangan menggenggam pergelangan kaki, menarik napas dalam (napas dada), badan membungkuk ke depan sampai punggung terasa tertarik/ teregang, wajah menengadah sampai terasa tegang/panas. Saat membungkuk, pantat jangan sampai menungging. Saat melepaskan napas, lakukan secara rileks dan perlahan.
Manfaat :
  • Dengan menampung udara pernapasan seoptimal mungkin kemudian menahannya, akan meningkatkan tekanan di dalam saluran saraf tulang belakang tempat saraf tulang belakang berada, dan akan berdampak pada meningkatnya suplai darah dan oksigenasi otak.
  • Dengan menengadahkan kepala, terjadi fleksi pada ruas tulang leher termasuk serabut saraf simpatis yang berada di sang.
  • Dua tangan menggenggam pergelangan kaki adalah untuk membantu kita dalam memposisikan ruas tulang leher dalam keadaan fleksi dan melebarkan ruang antarruas tulang tersebut, di mana terdapat jaringan ikat lunak sebagai absorber (shock breaker). Posisi ini memberikan efek relaksasi pada serabut saraf simpatis tersebut, yang di antaranya memberikan persarafan pada pembuluh darah ke otak hingga terjadi pula relaksasi dinding pembuluh darah ini.

G. Gerakan ke 7 Berbaring Pasrah :
Posisi kaki Duduk Pembakaran dilanjutkan Berbaring Pasrah. Punggung menyentuh lantai/alas, dua lengan lurus di atas kepala, napas rileks dan dirasakan (napas dada), perut mengecil.
Manfaat :
  • Relaksasi saraf tulang belakang, karena struktur tulang belakang 'relatif' mendekati posisi melurus di mana lekukan-lekukan anatomis segmental tulang belakang (diikuti saraf tulang belakang) menyebabkan regangan/tarikan pada serabut saraf tulang belakang berkurang, sehingga memberikan kesempatan rileks dan bisa mengatur kembali fungsi optimal organ dalam yang dipersarafi.
  • Efek relaksasi saraf tulang belakang ini juga diteruskan ke pusat (otak) sebagai sinyal tentang kondisi anatomis fungsional saat itu, kemudian pusat memberikan respon dalam bentuk 'pengaturan kembali' kerja sistem dalam tubuh, dan terjadilah proses Self Healing (penyembuhan diri sendiri).
  • Efek optimalisasi fungsi sistem tubuh juga berlangsung akibat stimulasi tombol-tombol kesehatan saat tungkai dalam posisi Duduk Pembakaran, lengan Lapang Dada, dan napas rileks (lingkaran).

baca selengkapnya.....

geng NERO

Anarkisme, apakah akan menjadi budaya baru?

Oleh : a b i

Baru-baru ini media massa banyak mengekspos tentang Geng NERO (Neko-neko dikeroyok, bahasa jawa yang berarti kalo gak sesuai mereka langsung dikeroyok), suatu kumpulan siswi SMA yang ada di Pati, salah satu kota kecil di Jawa Tengah. Namanya terekpose karena geng itu disebut-sebut suka menganiaya remaja putri tanpa alasan jelas. Parahnya, penganiayaan tersebut mereka rekam lewat video telepon seluler (ponsel), kemudian disebarkan. Dalam sebuah rekaman video ponsel terlihat sekelompok remaja putri anggota Geng Nero menampar korbannya berulang-ulang. Dari latar belakang rekaman itu, diduga penganiayaan dilakukan di sebuah gang.

Bukan itu saja. Cukup banyak tindak anarkis yang dilakukan oleh berbagai kelompok, seperti : pendukung calon pilkada yang kalah, tawuran antar kelompok masyarakat, demo buruh, bahkan mahasiswa, yang merupakan calon pemimpin dan kelompok intelektual pun melakukan tindak anarki baik ketika berdemo atau bahkan tawuran antar fakultas, karena alasan yang sepele.
Perlu menjadi suatu renungan, apakah tindak anarki yang meningkat ini merupakan akibat banyaknya acara televisi yang menayangkan kekerasan, bahkan film kartun yang menjadi konsumsi anak-anak seperti Naruto pun berisi tindak kekerasan. Belum lagi sinetron-sinetron baik yang dikhususkan untuk anak-anak, remaja bahkan orang dewasa pun penuh dengan adegan anarki, kekerasan, kelicikan, dan kemewahan. Sinetron yang notabene hampir tak pernah absen dari ruang keluarga kita di setiap harinya dari pagi buta sampai menjelang pagi, tayangannya sering kali berseberangan dengan nilai agama dan juga adat ketimuran kita.
Semua tindak anarki ini, mungkin merupakan kegagalan keluarga dan pihak sekolah dalam menanamkan budi pekerti dan akhlak, sekaligus merupakan bukti nyata keberhasilan TV kita dalam menanamkan kebencian?


baca selengkapnya.....

blogger templates | Make Money Online